Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Islami. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 November 2013

Hal-hal yang Wajib Dilakukan Karena Rusaknya Puasa

0


Dalam hal ini ada empat perkara iaitu qada', kaffarah, fidyah, dan menahan diri selama sisa harinya untuk menyamakan dirinya dengan orang-orang yang berpuasa.

Tentang qada', maka kewajipannya itu adalah umum untuk setiap orang Islam yang mukallaf yang meninggalkan puasa kerana uzur atau tanpa uzur. Orang perempuan yang haid serta orang yang murtad, wajib mengqada'kan puasanya. Adapun orang kafir, anak kecil dan orang gila tidaklah perlu mengqada'kannya. Dalam mengqada' puasa Ramadhan itu tidak diharuskan berturutan secara terus menerus, tetapi boleh mengqada' sekehendak hatinya, dengan cara dipisah-pisahkan atau dikumpulkan berterusan.

Tentang kaffarah itu tidaklah diwajibkan kecuali dengan sebab persetubuhan di siang hari dalam bulan Ramadhan. Jadi untuk orang yang selain ini tidak ada kaffarah. Kaffarah atau denda bagi orang yang melanggar kehormatan bulan Ramadhan itu ialah dengan cara memerdekakan hamba sahaya dan sekiranya dia tidak berkuasa, maka wajiblah berpuasa dua bulan berturut-turut dan sekiranyaia masih tidak berkuasa juga, maka wajib memberi makanan enam puluh orang miskin satu mud seorang.

Mengenai menahan makan, minum dan lain-lain selama waktu yang berbaki itu ialah ianya diwajibkan bagi seseorang berbuka secara maksiat atau tanpa uzur ataupun bagi orang yang lalai atau yang sambil lewa dalam puasanya sehingga ianya terbatal. Menahan diri diwajibkan apabila ada seorang yang dianggap adil mengatakan bahawa ia telah melihat anak bulan sabit Ramadhan, ketika pada hari syak atau hari yang diragukan iaitu hari terakhir bulan Sya'ban. Untuk orang yang sedang bermusafir, maka puasa itu adalah lebih utama daripada berbuka, kecuali kalau ia tidak berkuasa melakukannya.

Adapun fidyah atau tebusan puasa adalah untuk orang perempuan yang sedang hamil (mengandung) atau menyusu. Kedua orang ini apabila berbuka puasa dan sebabnya adalah kerana khuatirkan anaknya maka untuk sehari yang ditinggalkan itu hendaklah ditebus dengan memberikan satu mud gandum (beras) kepada seorang miskin, dan puasa itu mesti diqada'kan. Adapun orang yang sudah tua, maka apabila meninggalkan puasa,hendaklah ia bersedekah untuk setiap hari yang ditinggalkannya satu mud gandum (bersa). Satu mud kira-kira 3/4 kg.

LIMA SYARAT MELAKUKAN MAKSIAT

0

 
Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, ''Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat. Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, ''Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh saja kamu melakukan maksiat.'' Lelaki itu dengan penasaran bertanya. ''Apa saja syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?'' Ibrahim bin Adham berkata,

''Syarat pertama, jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezekinya.''

Mendengar itu dia mengernyitkan kening seraya berkata, ''Lalu aku mau makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah? ''Ya,'' tegas Ibrahim bin Adham. ''Kalau kamu sudah memahaminya, masih pantaskah memakan rezekinya, sementara kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?''

''Yang kedua,'' kata Ibrahim, ''kalau mau bermaksiat, jangan tinggal dibumi-Nya!

Syarat ini membuat lelaki itu kaget setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, ''Wahai Abdullah, pikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sementara kamu melanggar segala larangan-Nya?'' ''Ya, Anda benar,'' kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab,

''Kalau kamu masih mau bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya!''

Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, ''Wahai Ibrahim, ini nasihat macam apa? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?'' ''Nah, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan berlaku maksiat?'' kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat. Ibrahim melanjutkan,

''Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu,katakanlah kepadanya, 'Mundurkan kematianku dulu. Aku masih mau bertobat dan melakukan amal saleh'.''

Kembali lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersadar, ''Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permohonanku?'' ''Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahwa kamu tidak bisa menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau bisa lari dari murka Allah?'' ''Baiklah, apa syarat yang kelima?'' Ibrahim pun menjawab,

''Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak menggiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau mau ikut bersamanya.''

Perkataan tersebut membuat lelaki itu tersadar. Dia berkata, ''Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.'' Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. ''Mulai saat ini aku bertobat kepada Allah,'' katanya sambil terisak.

Jumat, 11 Oktober 2013

BUNDA, KENAPA TERLIHAT CANTIK

0




Suatu pencerahan Spiritual

Suatu ketika seorang anak bertanya kepada ibunya, ibu engkau selalu terlihat cantik dan menawan. Aku ingin seperti ibu. Beritahu aku rahasianya bu. Dengan tatapan dan senyuman uang penuh kasih sayang ibunya menyampaikan rahasia tersebut.
Hai buah hatiku. Mendekatlah ke ibu dan dengar baik-baik ya.
1.     Untuk bibir yang menarik, ucapkan selalu perkataan yang baik.
2.     Untuk PIPI yang lesung, tebarkan senyuman ikhlas kepada setiap orang yang kamu jumpai,
3.     Untuk MATA YANG INDAH DAN MENAWAN,lihatlah selalu kebaikan orang lain
4.     Untuk tubuh yang langsing, sisihkan makananmu untuk fakir miskin
5.     Untuk jemari yang lantik dan menawan, hitunglah dosamu kepada Tuhan dan ayah bundamu setiap saat,
6.     Untuk wajah yang putih dan bercahaya, basahilah wajahmu/mukamu dengan air wudhu setiap saat,
7.     Untuk rezeki yang mudah, perbanyaklah bersedekah dan bersyukur kepada Tuhan.

Wahai anakku, kecantikan wajah dan fisik akan pudar oleh waktu, tetapi kecantikan HATI, akan tampak untuk selamanya. Dan itulah kecantikan yang sesungguhnya yang datang dari Tuhan dengan sifat-Nya “AL-JAMILL = YANG MAHA CANTIK”
SUBHANALLAH....