Minggu, 14 Juni 2015
Seribu Tanya
Posted on 09.40 by Pembaca LN/WN
Adakah seuntai kata
Tanpa bicara?
Adakah sejuta jawab
Tanpa tanya?
Adakah langit kelam
Tanpa mendung hitam?
Adakah guratan merah darah Tanpa luka?
Adakah isak tangis pilu
Tanpa kesedihan?
Adakah rasa damai
Tanpa perjuangan?
Begitulah hidup manusia
Hamba yang selalu bertanya
Adakah keadilan di bumi ini?
O, betapa banyak waktu
Untuk menjawab semua itu
#Anonim
Sebuah Puisi Untuk Sahabatku
Posted on 09.34 by Pembaca LN/WN
Aku dan Tuhanku
Posted on 09.30 by Pembaca LN/WN
Ketika aku memandang langit
Aku bertanya pada diriku
Aku...
Siapakah aku sebenarnya?
Darimanakah aku berasal?
Jauhkah aku dari Tuhanku?
Aku....
Tuhan...
Betapa kuasanya engkau
Menciptakan langit dan bumi
Untuk menghidupi orang-orang
Seperti aku
Aku...
Apakah aku sudah mengabdi kepadamu?
Rasanya hanya aku dan Engkau yang tahu
#Anonim
Rabu, 06 Mei 2015
Game "Riddle"
Posted on 10.26 by Pembaca LN/WN
Bagi kalian yang suka dengan "RIDDLE" ada sebuah game yang cocok untuk memutar balikkan otak kalian, game ini dimainkan secara Online dan terbilang juga simple, smart, and creative.
Tak tanggung-tanggung, bahkan saya sendiri sempat kesulitan untuk memainkannya.
nih langsung aja mainin putarotak.net
nih sceenshotnya gan....
Dijamin mules otaknya gan...! :v :D
ikuti petunjuk dan aturan main yang disediakan di webnya gan, agar menjaga keharmonisan sesama :v
Sabtu, 07 Februari 2015
NILAI SEBUAH WAKTU
Posted on 10.18 by Pembaca LN/WN
Untuk memahami nilai SATU TAHUN, tanyalah kepada murid yang tidak naik
kelas.
Untuk memahami nilai SATU BULAN, tanyalah kepada ibu yang melahirkan
bayi premature.
Untuk memahami nilai SATU MINGGU, tanyalah kepada editor sebuah koran
mingguan.
Untuk memahami nilai SATU JAM, tanyalah seseorang yang hendak ditemui
kekasihnya.
Untuk memahami nilai SATU MENIT, tanyalah kepada orang yang ketinggalan
kereta api.
Untuk memahami nilai SATU DETIK, tanyalah kepada orang yang lolos dari
kecelakaan.
Untuk memahami nilai SATU MILIDETIK, tanyalah kepada orang yang
memenangkan medali perak dalam olimpiade.
Hargailah setiap detik yang kau miliki! Ingatlah, waktu tidak menunggu
siapa pun. Kemarin adalah sejarah, esok adalah misteri, hari ini adalah
karunia.
(Author Unknown)
(Author Unknown)
Senin, 02 Februari 2015
RESEP PEMBASMI STRES [Stress Busters]
Posted on 08.31 by Pembaca LN/WN
Berdoa.
Tidur pada waktunya.
Bangun tepat waktu sehingga kau dapat memulai harimu dengan tidak terburu-buru.
Katakan “tidak” pada proyek yang tidak cocok dengan perencanaan waktumu (time schedule)-mu, atau yang dapat membahayakan kesehatanmu.
Delegasikan tugas kepada orang lain yang mampu.
Sederhanakan dan jangan kacaukan hidupmu.
Yang kurang terkadang terasa lebih. (Meski “satu” itu sering kali tidak cukup, tapi dua terkadang terlalu banyak)
Luangkan waktu untuk melakukan berbagai hal dan pergilah ke berbagai tempat lain.
Atur langkahmu. Rencanakan perubahan besar dan rencanakan kerja lembur untuk proyek yang rumit. Jangan himpun seluruh pekerjaan berat sekaligus.
Lalai satu hari setiap harinya.
Hiduplah menurut anggaran jangan gunakan kartu kredit untuk pembelian biasa (sehari-hari).
Sediakan berbagai cadangan: cadangan kunci mobil di dompetmu, cadangan kunci rumah yang kau kubur di kebunmu, cadangan perangko, dll.
JM (Jaga Mulut) kalimat pendek ini dapat melindungimu dari kesulitan panjang.
Lakukan olah raga yang cukup.
Makanlah dengan benar.
Rapikan barang-barang sehingga semua terletak pada tempatnya.
Ketika mengendarai mobil dengarkanlah kaset yang dapat membantu memperbaiki kualitas hidupmu.
Buatlah catatan untuk gagasan dan inspirasi yang muncul di benakmu.
Luangkan waktu setiap hari untuk menyendiri.
Ada masalah? Bicarakan langsung dengan Tuhan di tempat itu juga. Jangan tunggu sampai datang waktu beribadah.
Bersahabatlah dengan orang-orang saleh.
Tertawalah!
Tertawalah lagi.
Kembangkan sikap pemaaf, kebanyakan orang telah berusaha sebaik mungkin.
Berbaik hatilah terhadap orang-orang yang jahat (mereka mungkin sangat membutuhkan sikap itu).
Kurangilah bicara, perbanyaklah mendengar.
Kurangi kecepatan gerakanmu.
Ingatkan dirimu bahwa kau bukan General Manager jagad raya ini.
Setiap malam sebelum tidur, renungkanlah satu nikmat yang belum pernah kau syukuri.
(Author Unknown)
Tidur pada waktunya.
Bangun tepat waktu sehingga kau dapat memulai harimu dengan tidak terburu-buru.
Katakan “tidak” pada proyek yang tidak cocok dengan perencanaan waktumu (time schedule)-mu, atau yang dapat membahayakan kesehatanmu.
Delegasikan tugas kepada orang lain yang mampu.
Sederhanakan dan jangan kacaukan hidupmu.
Yang kurang terkadang terasa lebih. (Meski “satu” itu sering kali tidak cukup, tapi dua terkadang terlalu banyak)
Luangkan waktu untuk melakukan berbagai hal dan pergilah ke berbagai tempat lain.
Atur langkahmu. Rencanakan perubahan besar dan rencanakan kerja lembur untuk proyek yang rumit. Jangan himpun seluruh pekerjaan berat sekaligus.
Lalai satu hari setiap harinya.
Hiduplah menurut anggaran jangan gunakan kartu kredit untuk pembelian biasa (sehari-hari).
Sediakan berbagai cadangan: cadangan kunci mobil di dompetmu, cadangan kunci rumah yang kau kubur di kebunmu, cadangan perangko, dll.
JM (Jaga Mulut) kalimat pendek ini dapat melindungimu dari kesulitan panjang.
Lakukan olah raga yang cukup.
Makanlah dengan benar.
Rapikan barang-barang sehingga semua terletak pada tempatnya.
Ketika mengendarai mobil dengarkanlah kaset yang dapat membantu memperbaiki kualitas hidupmu.
Buatlah catatan untuk gagasan dan inspirasi yang muncul di benakmu.
Luangkan waktu setiap hari untuk menyendiri.
Ada masalah? Bicarakan langsung dengan Tuhan di tempat itu juga. Jangan tunggu sampai datang waktu beribadah.
Bersahabatlah dengan orang-orang saleh.
Tertawalah!
Tertawalah lagi.
Kembangkan sikap pemaaf, kebanyakan orang telah berusaha sebaik mungkin.
Berbaik hatilah terhadap orang-orang yang jahat (mereka mungkin sangat membutuhkan sikap itu).
Kurangilah bicara, perbanyaklah mendengar.
Kurangi kecepatan gerakanmu.
Ingatkan dirimu bahwa kau bukan General Manager jagad raya ini.
Setiap malam sebelum tidur, renungkanlah satu nikmat yang belum pernah kau syukuri.
(Author Unknown)
Langganan:
Postingan (Atom)



